Tuesday, September 21, 2010

Menanti Keterlibatan Sang Kader

GRESIK - Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) tahun ini memasuki usia 49. Usia yang hampir setengah abad itu bagi organisasi pelajar tentu saja bukan usia muda. Karena itu, Pimpinan Daerah IPM Gresik merayakannya dengan meng¬gelar diskusi di kantor PDM Gresik (18/7), untuk melakukan evaluasi diri dengan menghadirkan mantan Ketua Umum PD IPM Gresik Drs Wardikin. Bukan hanya masalah program kerja yang dikaji, masalah cinta lokasi di IPM pun dibahas. dalam acara yang dihadiri oleh personil PD IPM Gresik, dan Cabang Ujungpangkah, Cerme, Bungah, serta Benjeng itu.

la juga tak lupa mengingatkan agar IPM sebagai orga¬naisasi kader turut serta menjadi penyangga amal usaha Muhammadiyah, terutama di lembaga pendidikan. "Pasalnya, di lembaga pendidikan itulah persemaian kader dilakukan," tegasnya memberi alasan.

Keterlibatan IPM dalam proses pendidikan di sekolah memang mulai diakui belakangan ini. Di SMPM 1 Gresik misalnya, kegiatan FORTAMOSI (Forum Ta'aruf dan Masa Orientasi Siswa) beberapa waktu lalu diserahkan IPM daerah dan ranting. Hasilnya, seperti diakui Drs Harun, Kepala Sekolah, sangat berbeda. "Baik materi maupun metodenya lebih menarik dan mencerahkan," ujarnya. Selain ada materi-materiyang disampaikan di dalam kelas, para siswa juga diharuskan mengikuti outbound.

Ditambahkan oleh Wahyi Ba'dal Fitri, ketua pelaksana FORTAMOSI bahwa IPM sebagai ortom berbasis pelajar, dalam menjalankan tugasnya juga tidak meninggalkan ortom lainnya. Kepanduan Hizbul Wathan (HW) misalnya, yang dinilai punya pengalaman segudang tentang berbagai materi outbound, juga dilibatkan.

1 comment:

  1. fortamosi di sma muh. 1 sumenep tidak menghendaki materi bawaan IPM sehingga yang seyogyanya penyangga amal usaha menjadi isapan jempol. jiwa muhammadiyah yang ada dalam pimpinan lembaga sangat dipertanyakan. manajemen yang akuntabelpun jadi pertanyaal besar. ikan busuk pasti dari kepalanya.

    ReplyDelete